Bagaimana Medan Membangun Kota Tertib Lalu Lintas dan Menginspirasi Indonesia - Ambrosius Haloho

Bagaimana Medan Membangun Kota Tertib Lalu Lintas dan Menginspirasi Indonesia

Permasalahan kemacetan dan lalu lintas masih menjadi masalah yang tidak memiliki akhir di kota Medan. Permasalahan ini disebabkan kurangnya kesadaran masyarakat akan rambu-rambu lalu lintas. Medan selaku Ibukota Provinsi Sumatera Utara menjadi salah satu kota terbesar dan terpadat di Indonesia dengan jumlah penduduk 2.467.183 jiwa dan Luas Wilayah 265,00 km2.

Dikutip dari artikel mimpi Medan menjadi kota tertib, sebagaimana Ditlantas Poldasu Kombes Pol. Refdi Andri mengatakan Juni 2015, sekitar 5.605.495 kendaraan yang lalu lalang di jalan raya Medan. Hal ini mengalami kenaikan dari tahun 2014 terhitung berjumlah 5.558.952 unit. Padatnya jumlah kendaraan yang lalu-lalang di kota Medan menyebabkan kemacetan, khususnya pada pagi dan sore hari.

Kemacetan ini terjadi diduga karena pengendara tidak teratur. Banyak ditemukan angkutan umum bertingkah sesuka hatinya di jalan raya.

Pemerintah tidak boleh hanya diam saja, pemerintah kota Medan dituntut harus lebih tegas dan akurat mengalokasikan persinggahan para angkot agar kemacetan semakin berkurang.

Senada dengan ulah para pengendara lainnya, sering sekali ditemukan melanggar peraturan lalu lintas. Rendahnya kesadaran masyarakat menjadi faktor utama terjadinya kemacetan di kota Medan. "Bahkan sering kali pengendara melanggar hak pejalan kaki dengan menaiki trotoar yang ada," terang Suryadi warga Medan.

Adapun lokasi yang sering terjadi pelanggaran rambu lalu lintas yaitu di seputaran USU, arah Marendal, Gatot Subroto, Amplas dan lain sebagainya. Tidak jarang terjadi kecelakaan lalu lintas, diakibatkan kurangnya kesadaran masyarakat. "Sudah jelas lampu merah masih aja di terobos. Hal itu penyebab seringnya kecelakaan," ujar Reny pengendara sepeda motor.

Masih banyak ditemukan pengendara motor yang tidak tertib lalu lintas. Pengendara bahkan sering kali mengabaikan safety dan kelengkapan administrasi.

Tentu kita menginginkan kota Medan menjadi kota tertib lalu lintas. Hal utama untuk mewujudkannya yaitu meningkatkan kesadaran masyarakat. Apabila masyarakat sadar akan rambu lalu lintas tentu tidak akan terjadi kemacetan. Masyarakat yang memenuhi peraturan berlalu lintas tentu jalan raya akan aman dan sejahtera.

Ester, 22, warga Binjai, menjelaskan ketidaksejahteraan jalan raya disebabkan kurangnya lampu merah dijalan raya dan kepolisian menertibkan jalan raya hanya saat-saat tertentu.

"Tidak hanya masyarakat yang salah. Lampu merah di kota medan masih sedikit udah gitu gak ada yang menertibkan jalan raya itu menjadi kendala besar ," paparnya.

Kunci dari ketertiban lalu lintas itu hanya ada pada diri kita, jika kita sadar lampu sudah merah maka kita harus berhenti di belakang garis pemberhentian dan jika sudah lampu hijau maka kita melaju secara perlahan-lahan agar tidak terjadi kecelakaan.

Dengan itu Medan menjadi kota tertib lalu lintas. Dengan hal itu, dapat menjadi contoh bagi kota-kota lainnya yang ada di Indonesia.

Astra juga telah berperan aktif bagi indonesia terutama dari segi sumber daya manusia. Astra memliki cita-cita membangun indonesia baru yang siap untuk menghadapi perubahan dunia yang sangat cepat melalui karya-karya terbaik anak indonesia. 

Tepatnya bulan Agustus Astra berusia 60 tahnun, kembali memberikan kesempatan kepada blogger medan "Blog Competition" untuk anak indonesia khususnya untuk wilayah kota medan dengan thema "Bagaimana Medan Membangun Kota Tertib Lalu Lintas dan Menginspirasi Indonesia". Semoga dengan blog compettion yang diadakan Astra di ulang tahun yang ke 60 indonesia dalam berlalu lintas menjadi baik khususnya kota medan. Dan semoga karya-karya anak medan yang dipublishkan di blogger dapat di baca oleh anak medan dengan ini Astra sudah membangun medan dalam berlalu lintas dengan baik.

Salam Anak Medan, HORAS !!!
Comments
0 Comments

Silahkan tinggalkan komentar anda agar blogger ini bisa menjadi lebih baik :) By : Orang Usil Cari Uanga (ttd : Zulvan Sihaloho)
EmoticonEmoticon