PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PENDIDIKAN - Ambrosius Haloho

PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PENDIDIKAN




PENGARUH TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PENDIDIKAN

Arus berkembangnya teknologi begitu derasnya sehingga menuntut kita untuk lebih aktif didalam mengikuti perkembangan informasi tersebut.
Seiring roda-roda kehidupan manusia terus berputar, perkembangan teknologi semakin hari semakin berkembang, tidak menutup kemungkinan setiap detik teknologi baru muncul dengan kelebihan dan keunggulan yang berbeda satu sama lain atau mungkin saling melengkapi dan menutupi kekurangan yang ada.
Dalam dunia pendidikan, perkembangan teknologi informasi mempunyai dampak positif dan negatif.  karena dengan berkembangnya teknologi informasi dunia pendidikan mulai memperlihatkan perubahan yang cukup signitif, walaupun dibalik kelebihan sesuatu pasti disana juga akan  ada kelemahannya.

Dampak Positif Perkembangan Teknologi Informasi Terhadap Pendidikan
1.       Munculnya Media Massa, khususnya Media elektronik sebagai sumber ilmu dan pusat Pendidikan. Seperti jaringan Internet, Lab. Komputer Sekolah dan lain-lain.

2.       Munculnya metode-metode pembelajaran yang baru, yang memudahkan siswa dan guru dalam proses pembelajaran.

3.      Adanya sistem pengolahan data hasil penilaian yang menggunakan pemanfaattan Teknologi.

Adapun manfaat dari yang diperoleh dari perkembangan IPTEK yakni :

  • ·         Memudahkan sistem usaha serta kegiatan administrasi pada sebuah lembaga pendidikan.
  • ·         Meningkatkan pembelajaran pada siswa/siswi dan mahasiswa/mahasiswi
  • ·         Pembelajaran menjadi lebih efektif dan menarik.
  • ·         Dapat menjelaskan sesuatu yang sulit / Kompleks.
  • ·         Mempercepat proses yang lama.
  • ·         Menghadirkan peristiwa yang jarang terjadi.
  • ·         Mempermudah/mempercepat mahasiswa/mahasiswi untuk mendapatkan informasi.


Pengaruh Negatif Teknologi terhadap Dunia Pendidikan

Disamping dampak positif yang ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK, juga akan
muncul dampak negatif yang akan ditimbulkan oleh perkembangan IPTEK dalam proses pendidikan, antara lain:

      Siswa menjadi malas belajar
Dengan adanya peralatan yang seharusnya dapat memudahkan siswa dalam belajar
seperti Laptop dengan jaringan internet, ini malah sering membuat siswa menjadi malas
belajar, terkadang banyak diantara mereka yang menghabiskan waktunya untuk
internetan yang hanya mendatangkan kesenangan semata, seperti Facebook, Chating,
Friendster dan lain-lain, yang semuanya itu tentu akan berpengaruh terhadap minat
belajar siswa.

      Terjadinya pelanggaran Asusila.
Sering kita dengar di berita-berita, dimana terjadi pelaku pelanggaran asusila dilakukan oleh seorang pelajar terhadap pelajar lainnya, seperti terjadinya tawuran antar pelajar, terjadi priseks, pemerkosaan siswi dan lain-lain.

            Media massa disalah gunakan oleh pelajar.
Dengan munculnya media massa yang dihasilkan oleh perkembangan IPTEK, ini dapat menimbulkan adanya berbagai prilaku yang menyimpang yang dapat terjadi, seperti adanya siswa yang sering menghabiskan waktunya untuk bermain Games, main PS, main Facebook, chating, sehingga waktu yang seharusnya digunakan untuk belajar malah digunakan untuk bermain, sehingga belajar menjadi habis dengan sia-sia. Akhirnya semuanya itu akan dapat berpengaruh negative terhadap hasil belajar siswa dan bahkan terjadi kemerosotan moral dari para siswa sampai
ke Mahasiswa.

      Kerahasiaan alat test untuk pendidikan semakin terancam.
Selama ini sering kita melihat dan mendengar di siaran TV, tentang adanya kebocoran soal ujian, ini merupakan salah satu akibat dari penyalahgunaan teknologi, karena dengan adanya perkembangan teknologi yang semakin canggih, maka dengan mudah dapat mengakses informasi dari satu daerah ke daerah lain, inilah yang dilakukan oleh oknum untuk melakukan penyelewengan terkait dengan kebocoran soal ujian,  sehingga kejadian ini sering meresahkan pemerintah dan masyarakat.

      Penyalahgunaan pengetahuan untuk melakukan tindak criminal.
Pada awalnya pendidikan itu ditujukan untuk mendapatkan perubahan yang bersifat positif, namun pada akhirnya sering kali tujuan itu diselewengkan dengan berbagai alasan. Contohnya ; seorang Heker dengan kemampuannya melakukan penerobosan sistem sebuah kantor atau perusahaan, mereka dapat melakukan perampokan dengan tidak perlu merampok langsung ke Bank atau kekantor-kantor, cukup dengan melakukan pembobolan   system keuangan atau informasi penting, maka mereka akan dapat keuntungan, dan sulit untuk dilacak pelakunya.

Comments
0 Comments

Silahkan tinggalkan komentar anda agar blogger ini bisa menjadi lebih baik :) By : Orang Usil Cari Uanga (ttd : Zulvan Sihaloho)
EmoticonEmoticon